Anchor ad placement(mobile only)

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

2026/09/22

Tak Lagi Hanya Kelas 1–3, Seluruh Siswa SD di Sintang Jalani Pembelajaran Daring dan BDR

Lengkenat - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.3/4444/DISDIKBUD-A2 tentang Penyesuaian Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan Terdampak Kabut Asap di Kabupaten Sintang Tahun 2026. Kebijakan tersebut menetapkan pelaksanaan pembelajaran secara daring/online dan/atau Belajar Dari Rumah (BDR) bagi seluruh jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP pada 23 hingga 26 September 2026 sebagai langkah pencegahan dan perlindungan kesehatan serta keselamatan guru dan peserta didik.

Kebijakan tersebut ditetapkan berdasarkan hasil rapat koordinasi dan evaluasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dan Stasiun Meteorologi Kelas II Tebelian Sintang yang dilaksanakan pada 22 September 2026.

Dalam surat edaran dijelaskan bahwa nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Sintang pada 19 hingga 21 September 2026 secara umum berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya. Atas kondisi tersebut, pemerintah daerah mengambil langkah penyesuaian proses pembelajaran pada satuan pendidikan.

Pelaksanaan pembelajaran bagi seluruh peserta didik jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP pada 23 sampai 26 September 2026 dilakukan secara daring/online dan/atau Belajar Dari Rumah (BDR). Satuan pendidikan dijadwalkan kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka pada 28 September 2026.

Surat edaran tersebut menegaskan bahwa pembelajaran daring merupakan aktivitas belajar yang terhubung melalui jaringan internet. Proses belajar mengajar, pengumpulan tugas, serta interaksi antara guru dan murid berlangsung tanpa tatap muka. Selain itu, pembelajaran daring dan/atau BDR tidak dimaknai sebagai hari libur sekolah.

Bagi satuan pendidikan yang tidak memiliki ketersediaan jaringan internet, proses pembelajaran dapat dilaksanakan melalui mekanisme BDR dengan penugasan yang diberikan oleh guru. Satuan pendidikan juga diberikan ruang untuk melakukan penyesuaian pembelajaran dengan menyederhanakan beban belajar peserta didik, berfokus pada penguatan literasi, numerasi, dan karakter, serta tidak memberikan tugas yang membebani siswa maupun orang tua atau wali.

Dalam pelaksanaannya, orang tua dan wali murid diimbau untuk berperan aktif mengawasi dan mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran daring atau BDR. Mereka juga diminta membatasi aktivitas anak di luar rumah, memastikan penggunaan masker saat berada di luar rumah, serta menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih dan vitamin.

Kepala satuan pendidikan diwajibkan memastikan pembelajaran daring dan/atau BDR tetap berlangsung sesuai jadwal pelajaran yang telah ditetapkan. Selain itu, kepala sekolah dan guru wajib berada di sekolah selama masa pembelajaran daring dan BDR guna memastikan pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik.

Surat edaran juga mengatur kewajiban kepala satuan pendidikan untuk membuat absensi kehadiran guru dan tenaga kependidikan serta laporan pelaksanaan pembelajaran daring dan/atau BDR. Laporan tersebut harus disampaikan setiap hari kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang melalui tautan yang telah disediakan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang selanjutnya akan melakukan monitoring untuk memastikan pelaksanaan pembelajaran berjalan sesuai ketentuan.

Selain pengaturan pembelajaran, surat edaran memuat sejumlah langkah pendukung, antara lain kewajiban penggunaan masker bagi guru dan tenaga kependidikan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan tidak melakukan pembakaran sampah atau sisa pembersihan lahan, serta mengamankan aset sekolah bagi satuan pendidikan yang berada di dekat titik api.

Di sisi lain, satuan pendidikan yang berada di wilayah tidak terdampak kabut asap dan memiliki kualitas udara yang memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka, yakni dengan ISPU partikulat PM 2,5 pada kategori sedang (51–100), dapat mengajukan permohonan pelaksanaan pembelajaran luring kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang. Permohonan tersebut harus mendapat persetujuan Komite Sekolah dan dilengkapi berita acara serta daftar hadir rapat bersama komite dan orang tua atau wali murid.

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di wilayah tersebut tetap harus memperhatikan protokol kesehatan, termasuk penggunaan masker dan peniadaan aktivitas di luar kelas. Apabila kualitas udara kemudian memburuk dengan ISPU partikulat PM 2,5 di atas angka 200 atau kategori tidak sehat, satuan pendidikan dapat kembali menyelenggarakan pembelajaran secara daring.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang menyatakan bahwa dengan terbitnya surat edaran ini, Surat Edaran Nomor 400.3/4406/DISDIKBUD-A2 tentang perpanjangan masa pelaksanaan pembelajaran moda tatap muka terbatas di satuan pendidikan terdampak kabut asap tahun 2026 tertanggal 18 September 2026 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Kebijakan ini, sebagaimana tercantum dalam surat edaran yang ditetapkan di Sintang pada 22 September 2026 oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni, SH., M.Si., akan dievaluasi sesuai perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara di Kabupaten Sintang.


Penulis : Muhamad Fahruroji 

Editor : Ngahadi, S.Pd.SD.

2026/09/21

Kegiatan Membaca Buku di Perpustakaan Keliling, Tumbuhkan Semangat Literasi Siswa SDN 02 Lengkenat

 


Lengkenat, 21 September 2026 — Dalam upaya menumbuhkan minat baca dan meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah, SD Negeri 02 Lengkenat melaksanakan kegiatan Membaca Buku di Perpustakaan Keliling pada Senin, 21 September 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias. Perpustakaan keliling hadir dengan menyediakan berbagai koleksi buku yang menarik dan sesuai dengan usia siswa. Kehadiran perpustakaan keliling memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih dan membaca buku secara langsung sesuai dengan minat mereka.


Dalam kegiatan tersebut, siswa tampak bersemangat memilih berbagai jenis bacaan. Sebagian siswa membaca bersama teman-temannya, sementara siswa lainnya mencatat dan mengerjakan tugas berdasarkan buku yang mereka baca.

Kegiatan membaca tidak hanya dilakukan di dalam ruangan, tetapi juga memanfaatkan area lingkungan sekitar sekolah. Suasana yang lebih santai membuat siswa dapat menikmati kegiatan membaca dengan menyenangkan.

Kepala SDN 02 Lengkenat, Bapak Ngahadi, S.Pd.SD., menyampaikan harapannya agar kegiatan perpustakaan keliling dapat menjadi salah satu langkah dalam membangun kebiasaan membaca di kalangan siswa.

“Kami berharap melalui kegiatan perpustakaan keliling ini, anak-anak semakin gemar membaca, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta menjadikan buku sebagai salah satu sumber ilmu dan jendela untuk mengenal dunia. Semoga kebiasaan membaca dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat mendukung prestasi dan membentuk generasi yang berpengetahuan, kreatif, dan berkarakter.” ujarnya

Menurut beliau, budaya membaca perlu terus ditanamkan sejak usia sekolah dasar. Dengan semakin sering membaca buku, siswa diharapkan memiliki kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan, serta mengembangkan kemampuan berpikir dan berkomunikasi.

Melalui kegiatan ini, SDN 02 Lengkenat terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi di sekolah.

Kegiatan perpustakaan keliling diharapkan dapat terus berjalan agar memberikan pengalaman positif kepada siswa dan mendorong mereka untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

“Membaca hari ini, membuka jendela pengetahuan untuk masa depan.” 📚✨

Penulis : Muhamad Fahruroji 

Editor : Ngahadi, S.Pd.SD.

2026/09/19

SD NEGERI 02 LENGKENAT GELAR HARI BELAJAR GURU (HBG): OPTIMALKAN PEMBUATAN SOAL UJIAN BERBASIS MICROSOFT COPILOT OFFICE 365



Lengkenat — SD Negeri 02 Lengkenat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik melalui kegiatan rutin Hari Belajar Guru (HBG) yang dilaksanakan pada Sabtu (19/09/2026).

Pada kesempatan kali ini, HBG mengusung tema "Cara Membuat Soal Ujian Sekolah Menggunakan Microsoft Copilot Office 365". Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para guru dengan pemahaman dan keterampilan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam menyusun evaluasi pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas.


Seluruh dewan guru tampak antusias mengikuti alur pelatihan, mulai dari pengenalan fitur Microsoft Copilot, penyusunan prompt (instruksi) yang presisi, hingga teknik menelaah dan menyesuaikan soal agar tetap selaras dengan kurikulum serta indikator capaian siswa.


Kepala Sekolah SD Negeri 02 Lengkenat menyampaikan bahwa integrasi teknologi dalam dunia pendidikan saat ini merupakan sebuah keharusan. "Melalui kegiatan HBG ini, kita ingin memastikan para guru tidak hanya mengajar secara konvensional, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi pendidik yang inovatif dan siap berdampingan dengan perkembangan teknologi digital," ujarnya.


Dengan terselenggaranya kegiatan HBG ini, diharapkan proses penyusunan soal ujian sekolah di SD Negeri 02 Lengkenat dapat berjalan lebih terstruktur dan hemat waktu, sehingga fokus pendampingan belajar siswa dapat semakin maksimal.

Penulis: Muhamad Fahruroji 

Editor : Ngahadi, S.Pd.SD.

2026/09/18

Kerja Bakti SDN 02 Lengkenat Wujudkan Lingkungan Sekolah Bersih dan Nyaman



Lengkenat, 18 September 2026 – SD Negeri 02 Lengkenat melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama sebagai upaya menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, bersih, serta nyaman untuk mendukung proses pembelajaran.


Kegiatan yang mengusung semangat “Bersama Kita Bisa”ini melibatkan seluruh warga sekolah. Para peserta didik tampak antusias melakukan berbagai aktivitas kebersihan, mulai dari menyapu koridor sekolah, membersihkan halaman, hingga mengumpulkan dan membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.

Kepala SDN 02 Lengkenat menyampaikan bahwa kerja bakti tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan sekolah, tetapi juga menanamkan karakter positif kepada peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk membiasakan diri hidup bersih, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Lingkungan belajar yang bersih dan sehat akan memberikan kenyamanan bagi siswa maupun guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Selain itu, kerja bakti juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, para siswa bekerja sama membersihkan berbagai area sekolah, termasuk halaman, selasar, dan lingkungan sekitar sekolah. Semangat kebersamaan terlihat dari kekompakan seluruh peserta yang saling membantu menyelesaikan pekerjaan demi terciptanya lingkungan sekolah yang asri dan tertata.

Melalui kegiatan ini, SDN 02 Lengkenat berharap kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dapat terus tertanam dalam diri setiap peserta didik. Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal sehingga mendukung peningkatan prestasi siswa.

Sesuai slogan yang diangkat dalam kegiatan tersebut, “Lingkungan Bersih, Sekolah Sehat, Prestasi Meningkat,” SDN 02 Lengkenat berkomitmen untuk terus membangun budaya peduli lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.


Penulis : Muhamad Fahruroji 

Editor : Muhamad Fahruroji 

Pembelajaran Daring untuk Kelas 1–3 di Sintang Diperpanjang hingga 26 September 2026

 

Lengkenat – Kegiatan pembelajaran daring (online) bagi siswa kelas 1, 2, dan 3 diperpanjang hingga 26 September 2026. Kebijakan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang yang masih memperhatikan kondisi kabut asap serta Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di wilayah tersebut.

Kepala Sekolah, Ngahadi, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa perpanjangan pembelajaran daring hanya berlaku bagi siswa kelas rendah, yaitu kelas 1, 2, dan 3. Selama masa perpanjangan ini, seluruh kegiatan belajar mengajar bagi siswa pada jenjang tersebut tetap dilaksanakan dari rumah secara online.

Sementara itu, siswa kelas 4, 5, dan 6 tetap mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Namun, jam belajar disesuaikan dengan kondisi yang ada, yakni berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 11.35 WIB.

Pihak sekolah mengimbau kepada seluruh orang tua dan wali murid, khususnya yang memiliki anak di kelas 1, 2, dan 3, agar senantiasa mendampingi serta memastikan putra-putri mereka mengikuti kegiatan pembelajaran dari rumah dengan baik. Dukungan orang tua dinilai sangat penting untuk menjaga keberlangsungan proses belajar selama masa pembelajaran daring.

Sekolah juga menyampaikan apresiasi atas pengertian, dukungan, dan kerja sama yang telah diberikan oleh seluruh orang tua dan wali murid dalam menghadapi situasi kabut asap yang masih menjadi perhatian bersama.

Dengan kebijakan ini, diharapkan kesehatan dan keselamatan peserta didik tetap terjaga tanpa mengurangi kualitas proses pembelajaran yang berlangsung.


Penulis : 
Muhamad Fahruroji 
Editor :
Muhamad Fahruroji 

2026/09/17

Satu Tim, Satu Tujuan, Mewujudkan Sekolah Bermutu

 

Satu Tim, Satu Tujuan, Mewujudkan Sekolah Bermutu

Sekolah yang bermutu tidak lahir dari kerja satu orang, melainkan dari kolaborasi seluruh warga sekolah yang menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Setiap unsur di sekolah memiliki peran penting yang saling melengkapi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, tertib, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Sebagaimana dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara:

"Pendidikan adalah tuntunan dalam hidup tumbuhnya anak-anak, yang menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada mereka agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya."

Pemikiran tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah yang bekerja dalam satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik.

Kepala Sekolah sebagai Nahkoda Pendidikan

Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin lembaga pendidikan. Tugas utamanya adalah memastikan seluruh program sekolah berjalan sesuai visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah bertanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya manusia, sarana prasarana, keuangan, pelaksanaan kurikulum, serta melakukan supervisi dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan sekolah.

Kepemimpinan yang efektif akan menciptakan budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

"Management is doing things right; leadership is doing the right things." – Peter Drucker

Guru sebagai Ujung Tombak Pembelajaran

Guru merupakan sosok yang berinteraksi langsung dengan peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru berperan merencanakan pembelajaran, melaksanakan kegiatan belajar mengajar, melakukan penilaian, serta membimbing perkembangan karakter peserta didik.

Pembelajaran yang berkualitas tidak hanya menghasilkan prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

"The mediocre teacher tells. The good teacher explains. The superior teacher demonstrates. The great teacher inspires." – William Arthur Ward

Wali Kelas sebagai Penghubung Sekolah dan Orang Tua

Wali kelas memiliki peran penting dalam mengelola administrasi kelas, memantau perkembangan akademik dan perilaku peserta didik, serta membangun komunikasi yang efektif dengan orang tua.

Keberhasilan pendidikan akan lebih mudah tercapai ketika sekolah dan keluarga mampu bekerja sama dalam mendukung perkembangan peserta didik.

"Ketika sekolah, keluarga, dan masyarakat bekerja bersama untuk mendukung pembelajaran, anak-anak cenderung berhasil di sekolah dan dalam kehidupan." – Joyce Epstein

Pustakawan dan Penguatan Budaya Literasi

Perpustakaan merupakan salah satu pusat sumber belajar di sekolah. Oleh karena itu, pustakawan memiliki peran penting dalam menyediakan layanan informasi, mengelola koleksi buku, serta mendukung berbagai program literasi.

Perpustakaan yang aktif dan tertata dengan baik akan membantu meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, dan menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat pada peserta didik.

Ungkapan yang sering kita dengar, "Membaca adalah jendela dunia", menjadi pengingat bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang berpengetahuan luas.

Tenaga Administrasi sebagai Penopang Layanan Sekolah

Di balik lancarnya kegiatan sekolah terdapat peran penting tenaga administrasi sekolah atau tata usaha. Mereka bertugas mengelola surat-menyurat, arsip, dokumen kepegawaian, administrasi peserta didik, hingga berbagai laporan yang diperlukan sekolah.

Administrasi yang tertib dan akurat menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola sekolah yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Operator Dapodik dan Pentingnya Data Pendidikan

Pada era digital, data menjadi bagian penting dalam pengelolaan pendidikan. Operator Dapodik bertanggung jawab untuk menginput, memperbarui, memverifikasi, dan menjaga validitas data sekolah.

Data yang akurat sangat membantu dalam perencanaan program pendidikan, penyaluran bantuan pemerintah, penyusunan kebijakan, serta pengambilan keputusan yang tepat di tingkat sekolah maupun pemerintah.

"What gets measured gets managed."

Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan yang baik harus didukung oleh data yang valid dan terpercaya.

Guru Piket sebagai Penjaga Disiplin dan Keamanan

Guru piket memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran aktivitas sekolah sehari-hari. Tugasnya meliputi pengawasan kehadiran warga sekolah, menjaga ketertiban, mengawasi keamanan lingkungan sekolah, serta membantu menyelesaikan masalah yang muncul selama kegiatan berlangsung.

Kehadiran guru piket membantu menciptakan situasi sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses pembelajaran.

Kolaborasi untuk Kepentingan Peserta Didik

Pada akhirnya, seluruh tugas dan fungsi yang dijalankan oleh kepala sekolah, guru, wali kelas, pustakawan, tenaga administrasi, operator Dapodik, dan guru piket bermuara pada satu tujuan utama, yaitu memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.

Peserta didik menjadi pusat dari seluruh aktivitas sekolah. Oleh karena itu, sinergi antarwarga sekolah menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.

"Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah." – Ki Hajar Dewantara

Penutup

Sekolah bermutu merupakan hasil dari kerja sama, dedikasi, dan profesionalisme seluruh warga sekolah. Ketika setiap unsur menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, maka akan tercipta kepemimpinan yang efektif, pembelajaran yang berkualitas, literasi yang berkembang, administrasi yang tertib, data yang akurat, serta lingkungan sekolah yang aman dan disiplin.

Sebagaimana disampaikan • Sinergi dalam Pelayanan • Unggul dalam Pendidikan

2026/09/15

SD Negeri 02 Lengkenat Menyesuaikan Kegiatan Pembelajaran Dampak Kabut Asap



Lengkenat, 15 September 2026 — SD Negeri 02 Lengkenat melakukan penyesuaian kegiatan pembelajaran sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan sebagai Dampak Kabut Asap Kebakaran Hutan dan Lahan.

Penyesuaian pembelajaran tersebut akan dilaksanakan mulai 16 sampai dengan 19 September 2026. Kebijakan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kabut asap serta untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik selama mengikuti kegiatan pembelajaran.

Selama periode tersebut, peserta didik kelas 1, 2, dan 3 akan melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR)/pembelajaran daring. Sementara itu, peserta didik kelas 4, 5, dan 6 tetap melaksanakan pembelajaran di sekolah secara tatap muka terbatas dengan ketentuan wajib menggunakan masker.

Untuk kegiatan tatap muka terbatas, jam masuk sekolah ditetapkan pada pukul 08.30 WIB, sedangkan peserta didik akan dipulangkan paling lambat pukul 12.30 WIB.

Selain itu, selama masa penyesuaian, beberapa kegiatan yang berpotensi dilakukan di luar ruangan untuk sementara ditiadakan. Kegiatan tersebut meliputi upacara, olahraga, senam bersama, dan kegiatan ekstrakurikuler.

Mulai 21 September 2026, seluruh peserta didik direncanakan kembali mengikuti pembelajaran tatap muka secara penuh. Pelaksanaan tersebut tetap menyesuaikan dengan kondisi kualitas udara dan kebijakan Pemerintah Daerah.

Pihak sekolah juga mengimbau kepada seluruh orang tua/wali murid untuk mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah, membatasi aktivitas anak di luar rumah, memastikan anak menggunakan masker apabila harus keluar rumah, serta menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan air putih dan istirahat yang cukup.

SD Negeri 02 Lengkenat berharap seluruh orang tua/wali murid dapat mendukung dan bekerja sama dalam pelaksanaan penyesuaian kegiatan pembelajaran ini, sehingga proses pendidikan tetap dapat berjalan dengan baik dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik.

Penulis : Muhamad Fahruroji 

Editor: Muhamad Fahruroji 

2026/08/19

Pelaksanaan BIAS 2026 di SD Negeri 02 Lengkenat Berlangsung Serentak

Lengkenat, 12 Agustus 2026 — SD Negeri 02 Lengkenat melaksanakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026 pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan imunisasi dilaksanakan secara serentak bagi peserta didik mulai dari kelas 1 hingga kelas 5. 

Pelaksanaan BIAS merupakan salah satu upaya dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak usia sekolah melalui pemberian imunisasi sesuai dengan program kesehatan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan tenaga kesehatan serta pihak sekolah. 

Sejak kegiatan dimulai, para siswa mengikuti proses imunisasi secara tertib dan bergiliran sesuai dengan arahan yang diberikan. Guru turut mendampingi para siswa selama kegiatan berlangsung sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. 

Pihak SD Negeri 02 Lengkenat menyambut baik pelaksanaan BIAS 2026 sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan tenaga kesehatan dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi peserta didik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa dapat memperoleh manfaat imunisasi serta semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah. Kegiatan BIAS juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung proses belajar peserta didik secara optimal. 

BIAS 2026 — Sehat Anak, Ceria Belajar, Semangat Meraih Prestasi. 

SD NEGERI 02 LENGKENAT Sehat, Cerdas, dan Berkarakter.

Editor : Muhamad Fahruroji

2026/05/20

Semangat Membara dari Sepauk: Ajang Talenta SD 2026 Jadi Panggung Prestasi dan Kebersamaan

 

Semangat Membara dari Sepauk: Ajang Talenta SD 2026 Jadi Panggung Prestasi dan Kebersamaan

Selama tiga hari penuh, 17–19 Mei 2026, suasana SDN 47 Sinar Kasih di Desa Sinar Pekayau, Jln. Kayu Lapis Km-46, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang tampak berbeda dari hari biasanya. Halaman sekolah berubah menjadi pusat kegiatan yang ramai, hangat, dan penuh semangat. Ratusan siswa hadir membawa harapan, menunjukkan bakat, sekaligus belajar tentang arti perjuangan.

Ajang Talenta SD (O2SN, FLS3N, dan OSN) Tingkat Kecamatan Sepauk Tahun 2026 ini benar-benar menjadi ruang yang hidup bagi pendidikan. Bukan sekadar lomba, tapi juga pengalaman berharga yang memberi kesempatan kepada siswa untuk berani tampil dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

Kegiatan ini diikuti oleh 362 siswa-siswi dengan dukungan 156 guru pendamping dari 49 Sekolah Dasar yang tergabung dalam 8 gugus KKG. Ajang ini merupakan gagasan dari K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kecamatan Sepauk yang dipimpin oleh Bapak Herman Nganas, M.Pd, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan kualitas pendidikan.


Pembukaan yang Hangat, Sarat Semangat dan Makna

Kegiatan resmi dibuka oleh Pengawas Pendamping Kabupaten Sintang, Ibu Marsiana, M.Pd. Suasana pembukaan berlangsung khidmat, namun tetap hangat dan membangkitkan semangat peserta.


Pengawas Pendamping Kabupaten Sintang saat membuka secara resmi kegiatan Ajang Talenta SD Kecamatan Sepauk 2026.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula berbagai unsur penting yang mendukung jalannya acara, seperti Kepala Desa Sinar Pekayau, Bapak Budi Yanto, serta Ketua Komite Sekolah, Bapak William Keri. Dukungan dari masyarakat, tokoh adat, dan pemuka agama semakin memperkuat nuansa kebersamaan dalam kegiatan ini.

Ketua panitia, Indra Lesmana Hasibuan, S.Pd, yang juga menjabat sebagai Kepala SDN 47 Sinar Kasih, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar sekolah sekaligus menggali potensi siswa.


Ketua panitia, Indra Lesmana Hasibuan, S.Pd, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.

“Ajang ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga tentang kebersamaan, silaturahmi, dan kesempatan bagi anak-anak untuk berkembang,” menjadi semangat yang tercermin dalam pelaksanaan kegiatan.


Marching Band Suguhkan Aksi Memukau

Suasana semakin semarak dengan penampilan Marching Band dari SDN 48 Lepung Beruang, yang dipimpin oleh Bapak Arifin, M.Pd dari Gugus 7.


Penampilan Marching Band SDN 48 Lepung Beruang memeriahkan pembukaan kegiatan.

Penampilan yang rapi, kompak, dan penuh energi ini langsung mencuri perhatian. Suara tabuhan drum berpadu dengan gerakan barisan yang teratur menciptakan suasana penuh semangat. Penampilan ini menjadi bukti nyata bahwa bakat seni siswa Kecamatan Sepauk terus berkembang.


Kompetisi Seru, Sportivitas Tetap Dijunjung

Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai cabang lomba dari O2SN, FLS3N, dan OSN berlangsung dengan lancar. Setiap peserta tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik yang mereka miliki.

Yang menarik, meskipun persaingan berlangsung ketat, suasana tetap terasa hangat. Para siswa saling memberi semangat, menghargai satu sama lain, dan tetap tersenyum dalam setiap hasil yang diperoleh. Nilai sportivitas benar-benar terasa hidup di setiap pertandingan dan perlombaan.

Peran guru pendamping juga sangat terasa. Mereka tidak hanya mendampingi, tetapi juga menjadi motivator dan penyemangat yang terus mendorong siswa untuk tidak takut mencoba.


Final Sepak Bola Jadi Sorotan

Salah satu momen paling dinanti adalah final sepak bola yang mempertemukan Gugus 1 dan Gugus 6. Pertandingan berlangsung sengit dan dipenuhi sorakan penonton dari berbagai sekolah.

Setiap serangan dan peluang disambut tepuk tangan dan dukungan penuh semangat. Hingga akhirnya, Gugus 6 berhasil keluar sebagai pemenang, membawa kebanggaan bagi gugusnya.

Tidak hanya itu, berkat konsistensi prestasi di berbagai cabang lomba, Gugus 1 berhasil meraih gelar Juara Umum  dengan membawa 9 emas di Ajang Talenta SD Kecamatan Sepauk Tahun 2026.


Penutupan Penuh Kebanggaan dan Harapan

Kegiatan resmi ditutup oleh Koordinator Pengawas, Bapak Salimin, M.Pd. Suasana penutupan berlangsung penuh kebanggaan, terutama saat pengumuman pemenang dan pembagian piala, medali, serta piagam penghargaan.

Momen ini menjadi puncak kebahagiaan bagi para siswa yang telah berjuang. Namun yang tak kalah penting, semua peserta pulang dengan pengalaman berharga yang tidak tergantikan.


Lebih dari Sekadar Ajang, Ini Tentang Masa Depan

Ajang Talenta SD Kecamatan Sepauk Tahun 2026 memberikan pesan kuat bahwa pendidikan tidak hanya tentang teori di kelas. Lebih dari itu, pendidikan adalah tentang keberanian mencoba, kerja keras, kebersamaan, dan belajar dari pengalaman.

Keterlibatan banyak pihak—mulai dari K3S yang dipimpin Bapak Herman Nganas, M.Pd, panitia di bawah koordinasi Indra Lesmana Hasibuan, S.Pd, hingga dukungan penuh dari masyarakat—menjadi bukti bahwa ketika semua bergerak bersama, hasilnya pun luar biasa.

Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang. Karena dari ajang seperti inilah lahir siswa-siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga percaya diri, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Dan dari Sepauk, semangat itu terus menyala.

2026/05/12

Sentuhan Digital di Ujung Desa: Ujian Sekolah Berbasis Gawai di SD Negeri 02 Lengkenat Berlangsung Lancar

Sentuhan ini Digital di Ujung Desa: Ujian Sekolah Berbasis Gawai di SD Negeri 02 Lengkenat Berlangsung Lancar

Suasana berbeda tampak di SD Negeri 02 Lengkenat pada pertengahan Mei ini. Tidak lagi terdengar gemerisik kertas soal, melainkan sentuhan jari di layar gawai yang mendominasi ruang kelas. Di sekolah yang terletak di wilayah Kabupaten Sintang ini, ujian sekolah kini telah bertransformasi—berbasis digital, rapi, dan terorganisasi.

Digitalisasi pendidikan di SD Negeri 02 Lengkenat bukanlah hal baru. Sejak Juni 2023, sekolah ini telah konsisten mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar. Puncaknya terlihat pada pelaksanaan Ujian Sekolah yang digelar pada 11 hingga 13 Mei 2026, di mana seluruh peserta mengikuti ujian secara daring menggunakan perangkat masing-masing.



Kebersamaan siswa, guru SD Negeri 02 Lengkenat, dan Pengawas Pendamping Dinas Kabuoaten Sintang sebelum pelaksanaan ujian


Sebanyak 32 siswa mengikuti ujian tahun ini. Mereka dibagi ke dalam dua ruang, yakni Ruang 1 sebanyak 20 siswa dan Ruang 2 sebanyak 12 siswa. Meski berbasis digital, suasana tetap tertib dan kondusif. Setiap siswa tampak fokus menatap layar gawai, mengerjakan soal yang telah disiapkan secara sistematis.

Sekolah juga menyediakan akses WiFi gratis bagi seluruh peserta didik. Fasilitas ini menjadi salah satu kunci kelancaran pelaksanaan ujian berbasis digital, memastikan tidak ada kendala teknis selama pengerjaan berlangsung.


    Foto kegiatan ujian dalam ruangan


Pelaksanaan ujian ini dipantau langsung oleh Pengawas Pendamping dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, Ibu Marsiana, M.Pd. Kehadiran beliau memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan standar yang ditetapkan.

Tak hanya itu, seluruh guru di SD Negeri 02 Lengkenat turut mengambil peran sebagai pengawas ujian secara bergiliran. Kolaborasi ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam mendukung kesuksesan peserta didik.

Di balik layar, panitia ujian yang diketuai oleh Ibu Maria Susana, S.Pd bekerja dengan persiapan matang. Mulai dari administrasi hingga teknis pelaksanaan, semua dirancang detail. Soal ujian sendiri disusun berdasarkan kisi-kisi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, kemudian dikembangkan menjadi soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang mendorong kemampuan berpikir kritis siswa.

Dalam hal teknis, digitalisasi terasa begitu nyata. Soal dibuat melalui Google Form, kemudian diintegrasikan ke dalam Portal Asesmen berbasis Google Sites. Informasi dan tautan ujian dibagikan melalui akun serta grup WhatsApp sekolah, memudahkan akses bagi siswa.

Kepala SD Negeri 02 Lengkenat, Ngahadi, S.Pd.SD, secara resmi membuka pelaksanaan ujian. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan yang membangkitkan semangat siswa.

Ia menekankan bahwa ujian ini adalah hasil dari perjalanan panjang selama enam tahun belajar. Para siswa diminta untuk percaya pada kemampuan diri, mengerjakan soal dengan jujur, serta tetap percaya diri. Ia juga mengingatkan bahwa mereka adalah bagian dari generasi penerus bangsa yang akan membawa Indonesia ke masa depan yang lebih baik.

Pelaksanaan Ujian Sekolah berbasis digital ini pun berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga wujud nyata kesiapan sekolah dalam menjawab tantangan zaman.

Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, SD Negeri 02 Lengkenat menunjukkan bahwa sekolah di daerah pun mampu melangkah maju, sejajar dengan era digital. Sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi masa depan pendidikan.

2026/04/21

PELAKSANAAN TKA SDN 02 LENGKENAT BERJALAN MULUS

 

SD Negeri 02 Lengkenat Sukses Gelar TKA, Siswa Kelas VI Tampil Serius dan Percaya Diri

Lengkenat, 20–21 April 2026 — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tingkat Sekolah Dasar di SD Negeri 02 Lengkenat berlangsung dengan tertib dan lancar. Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak lebih khidmat dari biasanya. Para siswa kelas VI terlihat serius dan fokus mengerjakan soal, menandai kesiapan mereka menghadapi salah satu tahapan penting dalam evaluasi akademik.


Suasana pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di ruang kelas SD Negeri 02 Lengkenat.


TKA ini dilaksanakan selama dua hari, Senin–Selasa (20–21 April 2026) dan diikuti oleh 32 siswa kelas VI. Untuk menjaga kenyamanan dan efektivitas pelaksanaan, sekolah membagi peserta ke dalam dua sesi, yakni:

  • Sesi 1: pukul 07.00 WIB – 10.00 WIB
  • Sesi 2: pukul 10.00 WIB – 12.00 WIB

Pembagian sesi tersebut membuat pelaksanaan berjalan lebih tertib dan siswa dapat mengerjakan soal dengan konsentrasi penuh.

Pelaksanaan TKA didukung penuh oleh seluruh warga sekolah. Akasius, S.Ag bertugas sebagai Pengawas TKA, didampingi Aurelia Cindy Andryo, S.Pd selaku Proktor dan Sholihin, S.Pd sebagai Teknisi. Seluruh guru SD Negeri 02 Lengkenat terlibat aktif sebagai panitia pelaksana.


Kebersamaan guru dan siswa setelah pelaksanaan TKA.


Secara umum, kegiatan TKA berjalan lancar tanpa kendala jaringan maupun sarana dan prasarana utama. Terdapat sedikit kendala berupa kekurangan dua unit laptop, karena perangkat yang telah disiapkan digunakan untuk Zoom pengawasan langsung dari Kementerian Pendidikan. Kendala tersebut dapat segera diatasi sehingga tidak mengganggu jalannya tes.

Kepala SD Negeri 02 Lengkenat, Ngahadi, S.Pd.SD, memberikan motivasi kepada seluruh siswa kelas VI agar tetap percaya diri dan mengerjakan TKA dengan jujur serta sungguh-sungguh.

“Kerjakan TKA dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh percaya diri. Apa pun hasilnya nanti,proses dan usaha kalian adalah hal yang paling penting. Bapak dan Ibu guru selalu bangga kepada kalian,” ujarnya.
Dengan terlaksananya TKA ini pada April 2026, SD Negeri 02 Lengkenat berharap para siswa dapat memperoleh hasil terbaik sesuai dengan kemampuan masing-masing. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam melatih kedisiplinan, kejujuran, serta kesiapan siswa melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Semangat, kerja sama, dan suasana positif yang tercipta menjadi bukti keseriusan sekolah dalam memberikan layanan pendidikan terbaik.

2026/04/12

PERSIAPAN AWAL AJANG TALENTA GUGUS 3 LENGKENAT 2026

Ajang Talenta bukan sekadar panggung lomba. Ia adalah ruang belajar, tempat anak-anak berlatih percaya diri, guru berkolaborasi, dan sekolah membangun semangat kebersamaan. Menyadari pentingnya hal tersebut, Gugus 3 Lengkenat mulai melakukan persiapan awal Ajang Talenta Gugus 3 Lengkenat 2026 dengan penuh antusias, meskipun acara masih jauh di depan. Prinsipnya sederhana: lebih cepat bersiap, lebih matang hasilnya.

Seperti pepatah yang sering kita dengar di dunia pendidikan, persiapan yang baik adalah setengah dari keberhasilan. Dan kabar baiknya, setengah perjalanan itu sudah dimulai.

RAPAT KOORDINASI PANITIA SECARA DARING

Langkah awal dimulai melalui rapat koordinasi panitia secara daring yang dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi.

Hari/Tanggal: Rabu, 8 April 2026
Waktu: Pukul 19.30 WIB
Media: Google Meet
Peserta: Seluruh Kepala Sekolah dan guru-guru se Gugus 3 Lengkenat (±55 orang)

Suasana rapat berlangsung hangat dan dinamis. Diskusi aktif, saling memberi masukan, dan suasana kebersamaan terasa kuat meskipun dilaksanakan secara virtual.


[Gambar 1: Rapat Online Panitia Ajang Talenta Gugus 3 Lengkenat via Google Meet]

KEGIATAN KERJA BAKTI PANITIA

Sebagai tindak lanjut, panitia melaksanakan kegiatan kerja bakti.

Hari/Tanggal: Sabtu, 11 April 2026
Waktu: Pukul 08.00 WIB – 13.00 WIB

Kegiatan berjalan penuh semangat gotong royong. Panitia bekerja sama membersihkan dan menyiapkan lokasi kegiatan dengan pembagian tugas yang rapi namun cair. Kebersamaan terasa kuat hingga waktu istirahat dan makan bersama.


[Gambar 2: Kegiatan Kerja Bakti Panitia]

[Video: Suasana Kerja Bakti Panitia]

HARAPAN DAN DAMPAK POSITIF

Persiapan awal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan Ajang Talenta Gugus 3 Lengkenat 2026. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran karakter bagi peserta didik tentang kerja sama, tanggung jawab, dan kebersamaan.

Dengan semangat yang telah terbangun, Ajang Talenta diharapkan tidak hanya sukses sebagai ajang lomba, tetapi juga sebagai wahana pendidikan yang bermakna.

Salam Pendidikan!

2025/12/15

KESERUAN CLASSMEETING VERSI SD NEGERI 02 LENGKENAT

 

 

Classmeeting SD Negeri 02 Lengkenat: Seru, Meriah, dan Penuh Sportivitas!

Halo, Sahabat SD Negeri 02 Lengkenat! Setelah empat hari penuh semangat, akhirnya Classmeeting Antar Kelas yang digelar pada 13–16 Desember 2025 di halaman sekolah kita telah resmi berakhir. Kegiatan ini menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh siswa, guru, dan warga sekolah.

Keseruan yang Terjadi

Pertandingan futsal putra dan putri dari kelas 3 sampai kelas 6 berlangsung meriah. Setiap tim menunjukkan kemampuan terbaik mereka, bukan hanya dalam mengolah bola, tetapi juga dalam menjunjung tinggi sportivitas dan kerja sama tim. Sorak-sorai dukungan dari teman-teman membuat suasana semakin hidup!


Suasana pertandingan futsal putra yang penuh semangat di halaman sekolah.




Pertandingan futsal putri yang tak kalah seru, menunjukkan kerja sama dan sportivitas.



Siapa yang Berperan Penting?

Acara ini sukses berkat kerja keras:

·         Bapak Frengky Fernando, S.Th

·         Ibu Patimah, S.Pd (Guru PJOK)

Sebagai koordinator, mereka memastikan semua berjalan lancar. Sementara itu, para wali kelas tetap fokus mengoreksi nilai ulangan semester, sehingga kegiatan ini menjadi hiburan sekaligus penyemangat bagi siswa.

Pelajaran Berharga

Classmeeting bukan sekadar kompetisi. Dari kegiatan ini, kita belajar:

·         Kerja sama dan kekompakan dalam tim.

·         Percaya diri untuk tampil di depan banyak orang.

·         Menghargai lawan dan menerima hasil dengan lapang dada.

Terima Kasih untuk Semua Peserta

Selamat untuk para juara, dan tepuk tangan untuk semua yang sudah berpartisipasi! Ingat, kemenangan bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah kebersamaan, pengalaman, dan semangat positif yang kita bawa pulang.

Sampai jumpa di Classmeeting berikutnya! Tetap semangat, tetap berprestasi, dan jadilah generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter!